Articles by "KOKAM"

Tampilkan postingan dengan label KOKAM. Tampilkan semua postingan

TEMANGGUNG – Suasana pagi di wilayah Kecamatan Kandangan dan sekitarnya tampak lebih meriah dari biasanya pada Sabtu, 14 Februari 2026. Ratusan pasang mata warga berjajar di sepanjang jalan utama untuk menyaksikan iring-iringan Pawai Mobil Hias yang diselenggarakan oleh KB & TK ABA Tahfidz Al Ashr Temanggung. Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 H yang tinggal menghitung hari.

Agar acara yang melibatkan belasan kendaraan dan ratusan siswa tersebut berjalan tertib, personel KOKAM (Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah) Kandangan diterjunkan langsung untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sepanjang rute yang dilewati.

Sinergi Keamanan demi Kelancaran Syiar

Kegiatan pengamanan ini merupakan tindak lanjut dari permohonan resmi pihak sekolah kepada Pimpinan Daerah KOKAM Temanggung, yang kemudian didelegasikan kepada personel di tingkat cabang, khususnya KOKAM Kandangan, mengingat sebagian besar rute berada di wilayah hukum tersebut.

Komandan KOKAM yang bertugas di lapangan menyatakan bahwa keterlibatan mereka adalah bentuk pengabdian kepada persyarikatan dan masyarakat. “Tugas kami adalah memastikan adik-adik dari TK ABA dapat melaksanakan pawai dengan aman. Mengingat rute yang ditempuh cukup panjang dan melewati jalan raya yang ramai, kewaspadaan personel menjadi kunci utama,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Rute Panjang dan Antusiasme Peserta

Pawai dimulai tepat pukul 06.00 WIB dengan titik kumpul di Lapangan Maron. Sebanyak 14 kendaraan yang telah dihias dengan berbagai ornamen khas Islami, seperti replika masjid, tulisan kaligrafi, hingga dekorasi janur kuning, berbaris rapi siap menyapa warga.

Rute yang ditempuh meliputi jalur Kandangan – Kaloran – Geneng – Walitelon, dan berakhir kembali ke lapangan. Jalur ini dikenal memiliki titik-titik rawan kemacetan, terutama di persimpangan menuju Kaloran. Di sinilah peran vital personel KOKAM Kandangan terlihat. Mereka ditempatkan di setiap titik persimpangan untuk menghentikan kendaraan umum sesaat agar rombongan pawai dapat melintas tanpa terputus.

Anak-anak didik TK ABA Tahfidz Al Ashr tampak sangat antusias. Dari atas mobil hias, mereka melambaikan tangan sambil melantunkan shalawat dan lagu-lagu religi. Semangat “Syiar Ramadhan” benar-benar terasa di sepanjang jalan.

Apresiasi dari Pihak Sekolah

Elim Awalisa, S.Pd., selaku Penanggung Jawab kegiatan, menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam atas dedikasi personel KOKAM. Menurutnya, tanpa bantuan pengamanan yang terorganisir, akan sangat sulit mengelola 14 kendaraan besar di jalan raya dengan membawa anak-anak kecil.

“Kami sangat terbantu dengan kehadiran bapak-bapak KOKAM. Mereka tidak hanya menjaga lalu lintas, tapi juga membantu memastikan keselamatan anak-anak saat naik dan turun kendaraan. Kerja sama ini membuat kami merasa tenang dalam menyelenggarakan acara,” ungkap Elim.

Senada dengan itu, Kepala Sekolah TK ABA Tahfidz Al Ashr, Nur Wahidah, S.Pd., dalam keterangannya menyebutkan bahwa pawai mobil hias ini adalah agenda rutin untuk mengedukasi siswa mengenai kegembiraan menyambut bulan puasa. “Ramadhan harus disambut dengan suka cita. Dengan pengawalan KOKAM, kegembiraan ini dapat tersampaikan kepada masyarakat secara tertib tanpa mengganggu pengguna jalan lainnya,” tambahnya.

Kedisiplinan KOKAM dalam Bertugas

Personel KOKAM Kandangan yang bertugas terlihat sigap dengan seragam doreng khas mereka. Selain mengatur lalu lintas, mereka juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat untuk memastikan seluruh prosedur keselamatan jalan raya terpenuhi. Kedisiplinan dan keramahan para personel saat menghadapi pengguna jalan yang sempat tersendat mendapatkan apresiasi positif dari warga sekitar.

Hingga acara berakhir pada siang hari, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa ada kendala berarti. Rombongan kembali ke titik akhir dengan selamat, menandai kesiapan umat Muslim di wilayah Temanggung, khususnya keluarga besar Muhammadiyah, dalam menyongsong bulan penuh berkah, Ramadhan 1447 H.

Kegiatan ini membuktikan bahwa sinergi antara lembaga pendidikan ekonomi dan organisasi kepemudaan seperti KOKAM mampu menciptakan kegiatan syiar yang berkualitas, aman, dan berkesan bagi masyarakat luas.

KANDANGAN, TEMANGGUNG – Semangat kebersamaan dan pengabdian kepada persyarikatan kembali ditunjukkan oleh Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) di wilayah Kandangan. Pada Ahad pagi (11/01/2026), Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kandangan bersama Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) menggelar aksi gotong royong massal di Kampus 2 SMP Muhammadiyah 5 Kandangan yang berlokasi di Malebo.

Kegiatan bertajuk “Silaturahmi & Gotong Royong: Menengok Aset Persyarikatan” ini tidak hanya sekadar menjadi ajang kumpul rutin, melainkan aksi nyata dalam menjaga dan merawat fasilitas pendidikan milik Muhammadiyah. Fokus utama dari kegiatan kali ini adalah pembersihan sisa-sisa material pembangunan gedung Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan kamar mandi yang baru saja selesai dibangun.

Sinergi Pemuda dan KOKAM untuk Pendidikan

Sejak pukul 09.00 WIB, puluhan kader Pemuda Muhammadiyah dan anggota KOKAM dengan seragam kebanggaannya mulai memadati area Kampus 2. Mereka datang tidak dengan tangan kosong; berbagai “alat perang” kebersihan seperti sapu lidi, sekop, kereta dorong (angkong), hingga sikat lantai dibawa secara swadaya.

Ketua PCPM Kandangan dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral pemuda terhadap keberlangsungan Aset Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). “Kampus 2 SMP Muhammadiyah 5 Kandangan ini adalah amanah umat. Sebagai pemuda, kita memiliki energi lebih untuk memastikan bahwa adik-adik kita yang bersekolah di sini mendapatkan lingkungan yang nyaman dan layak,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Sinergi dengan KOKAM juga menjadi sorotan. KOKAM yang selama ini dikenal sebagai garda terdepan dalam pengamanan, kali ini menunjukkan sisi humanis dan etos kerja fisiknya dalam membersihkan tumpukan pasir, sisa semen, dan potongan bata yang masih berserakan di sekitar gedung UKS yang baru.

Fokus Kebersihan: UKS dan Kamar Mandi

Gedung UKS dan fasilitas sanitasi merupakan jantung dari kesehatan sekolah. Oleh karena itu, PCPM dan KOKAM memberikan perhatian khusus pada area ini. Sisa-sisa material pembangunan yang jika dibarkan dapat menjadi sarang debu maupun genangan air, dibersihkan secara total.

Dinding-dinding kamar mandi yang baru selesai dipasang keramik disikat hingga mengkilap, sementara area sekitar gedung disapu dan diratakan tanahnya agar tidak becek saat hujan turun. Upaya ini dilakukan demi mewujudkan visi sekolah yang Rapi, Bersih, dan Sehat (RBS).

“Sekolah yang bersih adalah cerminan dari iman kita. Terlebih ini adalah sekolah Muhammadiyah. Kita ingin saat siswa kembali belajar, mereka melihat gedung baru ini bukan hanya megah secara bangunan, tapi juga nyaman dan sehat untuk digunakan,” tambah salah satu koordinator lapangan dari KOKAM.

Memupuk Nilai Silaturahmi melalui Kerja Bakti

Meskipun melelahkan secara fisik, suasana gotong royong tersebut dibalut dengan keceriaan. Canda tawa antar kader pecah di tengah kepulan debu pembersihan. Hal ini sesuai dengan tujuan utama kegiatan yaitu “Silaturahmi”. Bagi Pemuda Muhammadiyah Kandangan, gotong royong adalah cara paling efektif untuk mempererat ukhuwah (persaudaraan) dibandingkan sekadar pertemuan formal di dalam ruangan.

Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi para anggota untuk “menengok” secara langsung perkembangan fisik SMP Muhammadiyah 5 Kandangan. Dengan melihat langsung proses pembangunan, muncul rasa memiliki (sense of belonging) yang lebih kuat terhadap aset-aset persyarikatan.

Pihak sekolah SMP Muhammadiyah 5 Kandangan pun menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PCPM dan KOKAM. Kehadiran para pemuda ini dinilai sangat membantu percepatan operasional gedung baru. Tanpa bantuan tenaga gotong royong ini, pembersihan sisa pembangunan tentu akan memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit.

Menuju Sekolah Berkemajuan

Aksi ini diharapkan dapat menjadi pemantik bagi cabang-cabang lain atau organisasi otonom lainnya untuk melakukan hal serupa. Konsistensi PCPM Kandangan dalam mengawal Aset Persyarikatan membuktikan bahwa gerakan pemuda Muhammadiyah tetap relevan dan solutif di tengah masyarakat.

Menjelang siang hari, seluruh tumpukan material sisa telah berhasil dipindahkan dan dibersihkan. Gedung UKS dan kamar mandi baru kini tampak siap digunakan. Harapannya, dengan lingkungan yang sehat, prestasi siswa-siswi SMP Muhammadiyah 5 Kandangan juga akan semakin meningkat.

Kegiatan ditutup dengan makan siang bersama yang disediakan oleh pihak sekolah dan warga sekitar, semakin mempertegas bahwa sinergi antara sekolah, pemuda, dan masyarakat adalah kunci utama kemajuan pendidikan di Kandangan. Sebagaimana pesan dalam poster kegiatan, “Jangan biarkan pahala ini lewat begitu saja,” hari itu para kader pulang dengan peluh di dahi, namun dengan hati yang penuh dengan kepuasan karena telah berbuat nyata untuk agama dan bangsa.

TEMANGGUNG – Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Cabang Kandangan turut mengambil peran strategis dalam menyukseskan perhelatan akbar Kemah Anak Islam (KEMAIS) 2025. Bertempat di Lapangan Gondang Winangun, Ngadirejo, puluhan personel KOKAM Kandangan disiagakan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan ribuan santri dari berbagai TPA/TPQ se-Kabupaten Temanggung yang memadati lokasi perkemahan.

Keterlibatan KOKAM Kandangan ini merupakan bentuk instruksi dan sinergi bersama Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Temanggung selaku penyelenggara utama. KEMAIS 2025 yang mengusung tema “Ceria dalam Iman, Hebat dalam Akhlak” ini bukan sekadar ajang berkemah biasa, melainkan media pembentukan karakter bagi santri usia kelas 4 hingga 6 SD.

Fokus Keamanan dan Ketertiban Area

Mengingat skala kegiatan yang melibatkan banyak peserta—di mana setiap regu terdiri dari 10 hingga 15 anak—faktor keamanan menjadi prioritas utama panitia. Personel KOKAM Kandangan mulai terlihat sibuk sejak masa persiapan fisik di lapangan. Tugas mereka meliputi pengaturan lalu lintas di sekitar akses masuk Lapangan Gondang Winangun, pengawasan area pertendaan, hingga memastikan protokol keselamatan santri terjaga selama 3 hari 2 malam.

“Tugas kami adalah memastikan adik-adik santri dapat mengikuti seluruh rangkaian acara dengan tenang,” ujar salah satu koordinator lapangan KOKAM Kandangan. Pengamanan ini mencakup pengawasan skema kavling area pertendaan yang telah disusun oleh divisi perlengkapan untuk memastikan mobilitas peserta tetap teratur.

Menjaga Khidmatnya Rangkaian Agenda

Berdasarkan jadwal resmi, KEMAIS 2025 berlangsung dari Sabtu hingga Senin, 27-29 Desember 2025. Pengamanan ekstra dilakukan oleh KOKAM pada saat agenda-agenda krusial, seperti:

  • Upacara Pembukaan dan Penutupan: Melibatkan pejabat daerah seperti Bupati, Kakankemenag, hingga pimpinan PDPM dan PDM Temanggung.
  • Kegiatan Ibadah Malam: Personel tetap berjaga saat para santri melaksanakan Shalat Tahajud berjamaah pada pukul 03.00 WIB guna menjaga suasana tetap kondusif dan khidmat.
  • Pelaksanaan Lomba-Lomba: KOKAM membantu menjaga ketertiban di area perlombaan seperti Lomba Adzan, Murattal QS Al-Kahfi 1-10, Pidato, hingga Cerdas Cermat Al-Qur’an (CCQ) agar tidak terganggu oleh kerumunan suporter.
  • Pentas Seni dan Acara Puncak: Pada Ahad malam, KOKAM memperketat penjagaan di sekitar panggung utama saat pertunjukan drama, nasyid, dan dongeng anak berlangsung hingga pukul 22.00 WIB.

Sinergi Pembinaan Karakter

KOKAM Kandangan juga bersinergi dengan para pemandu kafilah yang berasal dari kalangan pelajar SMA/MA/SMK Muhammadiyah. Sambil berpatroli, personel KOKAM kerap memberikan edukasi disiplin kepada santri, selaras dengan tujuan kegiatan untuk melatih kemandirian dan tanggung jawab sejak dini.

Penyelenggaraan KEMAIS 2025 ini didasarkan pada Program Kerja AMM Kabupaten Temanggung tahun 2025 dan Keputusan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Nomor 34/KEP/III.0/D/2025. Dengan dukungan keamanan dari KOKAM, diharapkan target penanaman nilai keislaman dan penguatan ukhuwah Islamiyah antar-lembaga pendidikan Islam di Temanggung dapat tercapai maksimal.

Logistik dan Fasilitas Terpadu

Selain pengamanan manusia, KOKAM juga membantu mengawasi aset-aset penting di lapangan, mulai dari tenda panitia, tenda pembina, peralatan sound system, hingga fasilitas umum yang disediakan panitia. Mereka juga memastikan area dapur mandiri setiap TPA tetap aman dari risiko kebakaran atau gangguan lainnya.

Bagi masyarakat atau wali santri yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai kondisi di lapangan, panitia telah menyediakan portal resmi di https://kemais.centermu.com serta layanan Call Center di nomor 0851-1730-7400.

Partisipasi aktif KOKAM Kandangan dalam KEMAIS 2025 menegaskan bahwa pengabdian organisasi ini tidak hanya terbatas pada tugas-tugas fisik berat, tetapi juga dalam mengawal tumbuh kembang generasi muda Muslim agar menjadi pribadi yang shaleh, cerdas, dan disiplin.

TEMANGGUNG (30/11/2025) – Langit pagi di atas Alun-alun Temanggung tampak cerah pada hari Ahad, 30 November 2025. Sejak pukul 07.00 WIB, ribuan warga persyarikatan yang mengenakan pakaian Batik Muhammadiyah Nasional mulai memadati pusat kota, mengubah wajah alun-alun menjadi lautan manusia yang penuh semangat. Hari ini menjadi momen bersejarah bagi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Temanggung yang menggelar Tabligh Akbar sebagai puncak resepsi Milad Muhammadiyah ke-113.

Di tengah antusiasme ribuan jamaah tersebut, tampak pemandangan yang berbeda di beberapa titik strategis. Barisan baret merah dengan seragam loreng khas Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) berdiri tegap, sigap memantau situasi. Di antara pasukan pengaman tersebut, personel KOKAM dari Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kandangan hadir dengan kekuatan penuh, mengambil peran ganda yang krusial: turut memeriahkan syiar sekaligus menjadi garda terdepan dalam mengamankan jalannya acara.

Dedikasi KOKAM Kandangan: Lebih dari Sekadar Penjaga

Kehadiran KOKAM PCPM Kandangan dalam agenda besar ini bukan sekadar formalitas. Sejak pagi buta, sebelum acara dimulai pada sesi “Pra Acara”, personel KOKAM Kandangan telah melakukan apel koordinasi. Mereka menyebar di berbagai titik vital, mulai dari pengaturan area parkir, sterilisasi panggung utama, hingga membuat barikade manusia untuk memastikan tamu VIP dan pembicara dapat memasuki lokasi dengan aman.

Partisipasi KOKAM Kandangan hari ini membawa misi “memeriahkan dan mengamankan”. Di satu sisi, kehadiran mereka adalah bentuk syiar kekuatan angkatan muda Muhammadiyah yang solid. Di sisi lain, mereka menjalankan fungsi pam-wal (pengamanan dan pengawalan) untuk memastikan ketertiban ribuan jamaah yang hadir agar tetap kondusif, mengingat acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dan melibatkan massa yang sangat besar. Ketegasan yang dibalut dengan kesantunan menjadi ciri khas pelayanan mereka kepada warga persyarikatan hari ini.

Rangkaian Acara yang Padat dan Bermakna

Acara dimulai tepat pukul 07.00 WIB dengan penampilan memukau dari siswa-siswi SD dan MI Muhammadiyah se-Temanggung. Penampilan seni dan budaya dari tunas-tunas muda ini menjadi pembuka yang menyegarkan, disaksikan dengan bangga oleh para orang tua dan jamaah. Personel KOKAM Kandangan terlihat membantu menertibkan area depan panggung agar anak-anak dapat tampil maksimal tanpa gangguan dari kerumunan penonton yang antusias.

Memasuki pukul 08.30 WIB, acara inti dibuka. Suasana semakin khidmat ketika lagu Indonesia Raya dan Sang Surya bergema di Alun-alun Temanggung. KOKAM Kandangan mengambil sikap sempurna, memberikan penghormatan tertinggi sebagai simbol nasionalisme dan loyalitas pada persyarikatan.

Salah satu momen penting dalam resepsi Milad kali ini adalah sesi pada pukul 09.30 WIB, yakni penganugerahan CRM Awards 2025 dan Launching Kemah Anak Islam (KEMAIS). Peluncuran KEMAIS ini menjadi sorotan khusus bagi Pemuda Muhammadiyah. KEMAIS digadang-gadang sebagai kawah candradimuka bagi kader-kader cilik Muhammadiyah masa depan. Bagi KOKAM Kandangan, peluncuran ini adalah sinyal positif regenerasi, di mana mereka siap menjadi kakak asuh dan pelindung bagi adik-adik peserta kemah nantinya.

Tabligh Akbar: Menyelami Sejarah untuk Masa Depan

Puncak acara berlangsung pada pukul 10.00 WIB dengan digelarnya Tabligh Akbar. Dua tokoh sentral hadir di atas panggung: Prof. Dr. Sudarnoto Abdul Hakim M.A., seorang Sejarawan Muhammadiyah yang disegani, serta Drs. Makmun Pitoyo, M.Pd., selaku Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Temanggung.

Dalam tausiyahnya, Prof. Sudarnoto menekankan pentingnya merefleksikan perjalanan 113 tahun Muhammadiyah dalam memajukan kesejahteraan bangsa. Narasi sejarah yang beliau sampaikan membakar semangat jamaah, mengingatkan bahwa Muhammadiyah lahir untuk memberi solusi bagi umat. Sementara itu, Drs. Makmun Pitoyo memberikan penguatan ideologis bagi warga Temanggung untuk terus solid dan berkemajuan.

Selama sesi inti ini berlangsung, kewaspadaan KOKAM Kandangan justru meningkat. Mereka memastikan tidak ada gangguan suara atau pergerakan massa yang dapat memecah konsentrasi jamaah dalam menyimak ilmu. Kepatuhan jamaah terhadap catatan panitia untuk “menjaga kebersihan” juga turut diawasi oleh anggota KOKAM, yang sesekali dengan ramah mengingatkan warga untuk memungut sampah di sekitar mereka.

Sinergi untuk Temanggung Berkemajuan

Acara berakhir menjelang pukul 11.00 WIB dengan tertib. Peran KOKAM PCPM Kandangan belum selesai saat panggung ditutup. Mereka membantu mengurai kemacetan arus balik jamaah dan memastikan area Alun-alun Temanggung kembali bersih seperti sedia kala.

Partisipasi aktif KOKAM Kandangan dalam Milad ke-113 ini membuktikan bahwa Pemuda Muhammadiyah di tingkat cabang memiliki ghirah (semangat) yang tinggi. Sinergi antara KOKAM, panitia daerah, dan ribuan warga Muhammadiyah menjadikan perhelatan di Alun-alun Temanggung hari ini bukan sekadar seremonial ulang tahun organisasi, melainkan sebuah unjuk kekuatan solidaritas Islam yang damai, tertib, dan berkemajuan.

Bagi KOKAM PCPM Kandangan, tugas hari ini adalah kehormatan. Mengawal ulama, melayani jamaah, dan menjaga marwah persyarikatan adalah implementasi nyata dari trilogi KOKAM: Menjaga Tauhid, Menjaga Ilmu, dan Menjaga Amal. Milad ke-113 Muhammadiyah di Temanggung telah sukses digelar, dan jejak loreng KOKAM Kandangan menjadi saksi bisu dedikasi tanpa batas angkatan muda bagi persyarikatan.

Semarak Milad ke-113: PCM Kandangan “Hijaukan” Jalan Utama, Tegaskan Komitmen Memajukan Kesejahteraan Bangsa

KANDANGAN, TEMANGGUNG – Suasana berbeda terlihat di sepanjang jalan protokol dan titik-titik strategis di Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung, dalam beberapa hari terakhir. Nuansa hijau dengan lambang matahari bersinar cerah mendominasi pemandangan ruang publik, menandakan hadirnya momen istimewa bagi warga Persyarikatan.

Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kandangan secara serentak dan masif telah menindaklanjuti instruksi resmi dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Temanggung untuk menyemarakan Milad ke-113 Muhammadiyah. Langkah ini merupakan respon cepat atas surat instruksi Nomor 020/INS/III.13/M/2025 yang dikeluarkan oleh Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Tim Data, Media, dan Komunikasi Terpadu PDM Temanggung.

Respon Cepat Terhadap Instruksi PDM

Pemasangan atribut luar ruang ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan bentuk kepatuhan organisasi (sam’an wa tho’atan) PCM Kandangan terhadap pimpinan di tingkat daerah. Sebagaimana tertuang dalam surat yang ditandatangani oleh Ketua MPI PDM Temanggung, Oman Faiyun, S.Kom, M.Pd., dan diketahui oleh Ketua PDM Temanggung, Drs. H. Makmun Pitoyo, M.Pd., seluruh elemen Muhammadiyah diinstruksikan untuk memeriahkan momentum bersejarah ini, baik di ruang fisik maupun digital.

“Kami di PCM Kandangan menerima instruksi tersebut dan langsung bergerak. Bagi kami, syiar fisik melalui baliho dan spanduk adalah cara kami menyapa masyarakat, mengingatkan bahwa Muhammadiyah telah hadir selama 113 tahun untuk umat dan bangsa,” ujar salah satu perwakilan PCM Kandangan di sela-sela pemantauan pemasangan atribut.

Titik Strategis dan Pesan Visual

Baliho-baliho besar dengan desain resmi bertema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa” kini berdiri kokoh di persimpangan-persimpangan utama Kecamatan Kandangan, area pasar, serta di depan kompleks Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) seperti sekolah dan masjid. Pemilihan lokasi ini dilakukan dengan cermat agar pesan Milad dapat terbaca oleh khalayak luas, tidak hanya oleh warga Muhammadiyah, tetapi juga oleh masyarakat umum yang melintas.

Visual baliho yang menampilkan logo resmi Milad ke-113 dengan elemen grafis yang modern namun tetap memancarkan identitas keislaman, memberikan warna tersendiri bagi estetika kota kecamatan. Pemasangan ini melibatkan kerja sama sinergis antara pimpinan cabang, ranting, hingga organisasi otonom (Ortom) kepemudaan yang bahu-membahu mendirikan tiang dan membentangkan spanduk. Semangat gotong royong ini mencerminkan soliditas warga Muhammadiyah di Kandangan.

Memaknai Tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”

Lebih dari sekadar perayaan visual, PCM Kandangan menjadikan pemasangan baliho ini sebagai momentum refleksi terhadap tema besar Milad tahun ini: Memajukan Kesejahteraan Bangsa. Di Kandangan, tema ini diterjemahkan sebagai komitmen berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan di berbagai amal usaha yang dimiliki.

Kehadiran baliho-baliho tersebut seolah menjadi penegas bahwa Muhammadiyah di Kandangan tidak hanya sibuk dengan urusan internal, tetapi juga terus berupaya memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat sekitar melalui pendidikan, pelayanan sosial, dan dakwah yang mencerahkan. Angka 113 tahun (18 November 1912 – 18 November 2025) yang terpampang jelas menjadi bukti ketahanan dan kontribusi panjang organisasi ini dalam sejarah bangsa Indonesia.

Gema Syiar di Ruang Digital

Tidak hanya berhenti pada pemasangan atribut fisik, PCM Kandangan juga mengamalkan poin kedua dari instruksi MPI PDM Temanggung, yaitu memeriahkan Milad di ruang digital. Seiring dengan naiknya baliho-baliho di jalanan, warga Muhammadiyah Kandangan juga membanjiri media sosial dengan twibbon, ucapan selamat, dan konten grafis sesuai pedoman identitas visual yang telah ditetapkan.

Penggunaan tagar resmi seperti #Milad113Muhammadiyah, #MemajukanKesejahteraanBangsa, dan #Muhammadiyah di berbagai platform media sosial kader Kandangan menunjukkan bahwa syiar dakwah kini telah bertransformasi mengikuti perkembangan zaman. Sinergi antara syiar offline (baliho/spanduk) dan online (media sosial) ini menciptakan resonansi yang kuat, menjadikan atmosfer Milad ke-113 terasa sangat hidup dan meriah di wilayah Kandangan.

Harapan dan Doa

Puncak peringatan Milad pada 18 November 2025 diharapkan menjadi momentum penguatan ghirah (semangat) ber-Muhammadiyah. Dengan terpasangnya atribut-atribut ini, PCM Kandangan berharap dapat membangkitkan rasa bangga dan rasa memiliki di kalangan anggota, serta menumbuhkan simpati dan dukungan dari masyarakat luas.

“Baliho ini adalah simbol kehadiran kami. Pesannya jelas, kami ada untuk memajukan kesejahteraan bangsa, dimulai dari lingkup terkecil di Kecamatan Kandangan,” pungkas perwakilan PCM tersebut.

Dengan langkah tegap dan semangat pembaharuan, PCM Kandangan membuktikan bahwa instruksi pimpinan bukan sekadar surat yang dibaca, melainkan amanat yang harus diwujudkan dalam aksi nyata. Semarak baliho di sudut-sudut Kandangan menjadi saksi bisu kemeriahan dan keseriusan Muhammadiyah dalam menyongsong abad kedua perjalanannya, terus menyinari negeri dengan amal nyata.

TEMANGGUNG, 10 NOVEMBER 2025 – Di bawah langit pagi yang cerah, Alun-Alun Kabupaten Temanggung menjadi saksi bisu gelaran upacara sakral yang sarat makna. Ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat, termasuk jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, pelajar, dan organisasi kemasyarakatan, berkumpul dalam satu barisan. Di antara mereka, hadir dengan seragam kebanggaan, jajaran Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kandangan.

Kehadiran KOKAM Kandangan ini adalah untuk memenuhi undangan resmi dari Panitia Pelaksana Kegiatan Peringatan Hari Pahlawan dan Hari Jadi ke-191 Kabupaten Temanggung, sebagaimana tertuang dalam surat bernomor B/191/003.3/XI/2025. Upacara yang berlangsung dari pukul 07.30 hingga 09.00 WIB ini menjadi momentum ganda: mengenang jasa para pahlawan dan merayakan hari jadi kabupaten.

Bagi KOKAM Kandangan, kehadiran ini bukan sekadar formalitas seremonial. Ia adalah wujud komitmen dan kesiapsiagaan organisasi dalam berpartisipasi aktif pada agenda-agenda penting kebangsaan dan kedaerahan.

Materi Acara: Refleksi Ganda Kebangsaan dan Kedaerahan

Sesuai dengan tujuannya, materi dan substansi acara upacara kali ini terfokus pada dua pilar utama: spirit kepahlawanan nasional dan evaluasi pembangunan daerah. Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Temanggung menyampaikan amanat yang menyentuh kedua aspek tersebut secara mendalam.

1. Amanat Hari Pahlawan: Menjadi Pahlawan Masa Kini

Bagian pertama amanat difokuskan pada peringatan Hari Pahlawan. Suasana di Alun-Alun seketika menjadi hening dan khidmat. Inspektur upacara mengajak seluruh peserta untuk menundukkan kepala sejenak, mengenang pertumpahan darah para pejuang dalam pertempuran 10 November di Surabaya.

"Hari ini," seru Bupati dalam amanatnya, "kita tidak sedang berperang mengangkat senjata. Namun, kita sedang dalam peperangan yang tak kalah berat. Kita berperang melawan kemiskinan, kebodohan, ketidakadilan, bahaya narkoba, dan ancaman disintegrasi bangsa akibat hoaks dan ujaran kebencian."

Substansi materi ini menekankan bahwa relevansi kepahlawanan telah bergeser. Pahlawan masa kini adalah mereka yang berjuang di bidangnya masing-masing. Seorang guru yang mengajar di pelosok, seorang petani yang berinovasi untuk ketahanan pangan, seorang tenaga kesehatan yang mendedikasikan diri pasca-pandemi, dan seorang pemuda yang berani menciptakan lapangan kerja.

Bagi anggota KOKAM Kandangan yang hadir, pesan ini memiliki makna khusus. Sebagai angkatan muda yang memegang teguh nilai kesiapsiagaan, mereka dipanggil untuk menjadi 'pahlawan' di lingkungan sosial, tanggap bencana, dan menjadi garda terdepan melawan paham-paham yang merusak persatuan.

2. Amanat Hari Jadi ke-191: Evaluasi dan Visi Pembangunan

Memasuki bagian kedua, fokus bergeser pada perayaan Hari Jadi ke-191 Kabupaten Temanggung. Ini adalah momen refleksi dan evaluasi. Bupati memaparkan capaian-capaian pembangunan yang telah diraih, seperti peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pertumbuhan ekonomi di sektor agraris, dan pembangunan infrastruktur yang kian merata.

Namun, materi acara tidak hanya berisi pujian. Secara terbuka, dipaparkan pula tantangan-tantangan ke depan. Isu stabilitas harga komoditas tembakau dan kopi sebagai primadona daerah, penciptaan lapangan kerja bagi generasi muda, dan adaptasi digital di semua lini pemerintahan menjadi sorotan utama.

"Usia 191 tahun bukanlah usia yang muda. Ini adalah usia yang matang, yang menuntut kita untuk tidak hanya berlari, tetapi berlari cepat mengejar ketertinggalan, berinovasi, dan berkolaborasi," tegas Bupati.

Dalam konteks inilah, kehadiran organisasi masyarakat seperti KOKAM, Banser, Senkom, dan PPI—yang turut diundang—menjadi sangat penting. Pemerintah daerah menegaskan tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi (pentahelix) antara pemerintah, masyarakat (termasuk ormas), akademisi, pelaku usaha, dan media adalah kunci untuk mewujudkan Temanggung yang 'mapan, mandiri, dan sejahtera'.

KOKAM Kandangan: Siap Mengawal Pembangunan

Seusai upacara, salah satu perwakilan KOKAM Kandangan menyatakan bahwa materi yang disampaikan dalam upacara sangat relevan dengan program kerja organisasi.

"Kami hadir di sini tidak hanya sebagai peserta. Kami hadir untuk menyerap spiritnya. Amanat tentang pahlawan masa kini dan tantangan pembangunan daerah adalah 'panggilan tugas' bagi kami," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa KOKAM Kandangan, di bawah naungan PCM Kandangan, akan terus berkomitmen dalam program-program kemanusiaan, tanggap bencana, dan pembinaan generasi muda.

"Pesan Bupati jelas. Pemuda dan ormas adalah mitra strategis. Kami di KOKAM Kandangan siap mengawal agenda pembangunan di wilayah kami, menjaga kondusivitas, dan menjadi pahlawan yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar," tutupnya.

Kehadiran KOKAM Kandangan di Alun-Alun Temanggung pagi itu, bersama dengan elemen bangsa lainnya, menjadi simbol bahwa semangat kepahlawanan dan komitmen membangun daerah masih menyala terang di hati generasi muda.

TEMANGGUNG – Sebanyak empat personel Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) dari Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kandangan turut serta dalam rangkaian kegiatan Milad KOKAM ke-60 yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Temanggung.

Acara yang mengusung tema besar peringatan ulang tahun ke-60 KOKAM ini dipusatkan di MI Muhammadiyah Tempuran, Kecamatan Kaloran, pada hari Sabtu, 4 Oktober 2025.

Berdasarkan surat undangan resmi yang ditandatangani oleh Ketua Bidang KOKAM dan SAR PDPM Temanggung, M. Arqom Rosyada, dan Sekretaris, Aslam Fakhruddin, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kapasitas anggota.

Rangkaian acara berlangsung dari pukul 14.00 WIB hingga 21.00 WIB. Setelah registrasi dan upacara pembukaan, seluruh peserta dibekali dengan dua materi utama. Materi pertama mengangkat tema "Peran KOKAM dalam Menghadapi Tantangan Zaman" yang disampaikan oleh perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM).

Selanjutnya, pada sesi malam, peserta mendapatkan materi kedua yang dibawakan oleh Bapak Firdaus Khalimi. Selain sesi materi, kegiatan ini juga diisi dengan pembagian sertifikat sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta yang hadir.

Keikutsertaan empat personel KOKAM PCPM Kandangan ini merupakan wujud komitmen dan partisipasi aktif dalam menyukseskan agenda Pimpinan Daerah serta memperkuat koordinasi antaranggota KOKAM di seluruh Kabupaten Temanggung.





KANDANGAN – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Kandangan menggelar patroli gabungan bersama personel Koramil 08 Kandangan dan Polsek Kandangan pada Senin (15/9/2025) malam.


Kegiatan yang menunjukkan sinergi kuat antara organisasi masyarakat dan aparat keamanan ini difokuskan untuk memantau situasi di sejumlah objek vital dan titik rawan yang ada di wilayah Kecamatan Kandangan.

Patroli gabungan dimulai dengan apel bersama di halaman Koramil Kandangan. Dalam apel tersebut, ditekankan pentingnya kerja sama dan koordinasi selama kegiatan berlangsung untuk mencapai tujuan utama, yaitu menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga.

"Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian kami dari KOKAM untuk ikut serta menjaga lingkungan. Kami selalu siap bersinergi dengan TNI dan Polri demi keamanan kampung halaman kita," ujar Komandan KOKAM Kandangan di sela-sela kegiatan.

Tim patroli gabungan kemudian bergerak secara mobile menyisir beberapa lokasi strategis. Rute patroli mencakup area perbankan, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Puskesmas Kandangan, dan Kantor Camat. Di setiap titik, tim berhenti sejenak untuk memantau situasi dan berdialog singkat dengan petugas keamanan atau penjaga malam yang bertugas.

Selain menyasar objek vital, patroli gabungan ini juga menyambangi beberapa Pos Keamanan Lingkungan (Kamling) di perkampungan warga. Kehadiran tim gabungan disambut baik oleh warga yang sedang melaksanakan ronda malam.

Kapolsek Kandangan, yang turut dalam patroli tersebut, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif dan partisipasi aktif dari KOKAM. "Kami sangat mengapresiasi semangat rekan-rekan KOKAM. Sinergi antara TNI, Polri, dan elemen masyarakat seperti ini adalah kunci utama dalam pemeliharaan kamtibmas. Kehadiran kita bersama di lapangan efektif untuk mencegah niat pelaku kejahatan," tegasnya.

Senada dengan itu, perwakilan dari Koramil 08 Kandangan menambahkan bahwa patroli bersama ini merupakan langkah preventif yang sangat positif. "Ini adalah bukti bahwa keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan bergerak bersama, kita mempersempit ruang gerak bagi oknum-oknum yang ingin mengganggu ketertiban," katanya.

Kegiatan patroli yang berlangsung hingga larut malam ini berjalan dengan aman dan lancar. Diharapkan, patroli gabungan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin untuk memastikan wilayah Kecamatan Kandangan senantiasa dalam keadaan aman dan kondusif.






TEMANGGUNG – Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) dari Pimpinan Cabang Kandangan dikerahkan untuk melakukan penjagaan di komplek SD Muhammadiyah Tahfidz, Temanggung, pada hari Senin (1/9/2025). Penjagaan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi dampak kerawanan dari aksi demonstrasi yang berlangsung di Gedung DPRD Temanggung.





Berdasarkan informasi yang dihimpun, eskalasi massa di gedung DPRD dikhawatirkan dapat meluas dan berpotensi menimbulkan tindakan anarkis. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, terutama terhadap aset vital milik persyarikatan Muhammadiyah, KOKAM Kandangan mendapatkan instruksi khusus untuk melakukan pengamanan.

Tugas pengamanan ini merupakan mandat langsung dari Badan Pengembangan Operasi (BPO) KOKAM Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah. Instruksi tersebut menegaskan pentingnya perlindungan terhadap kader dan aset Muhammadiyah di tengah situasi yang kurang kondusif. Anggota KOKAM ditugaskan untuk bersiaga di lokasi sekolah hingga tengah malam nanti, atau sampai situasi di sekitar pusat demonstrasi dinyatakan sepenuhnya aman.

Komandan KOKAM Kandangan menyatakan bahwa pihaknya menjalankan tugas ini sebagai bentuk tanggung jawab dan kesiapsiagaan. "Kami menerima amanat langsung dari pimpinan pusat. Tugas kami jelas, yaitu memastikan keamanan aset persyarikatan, dalam hal ini adalah fasilitas pendidikan yang sangat vital bagi generasi penerus kita," ujarnya di lokasi.

Ia menambahkan, "Fokus kami adalah tindakan preventif dan defensif. Kami tidak mencari konfrontasi, melainkan memastikan bahwa lingkungan sekolah tetap steril dari potensi gangguan keamanan. Semoga demonstrasi berjalan dengan tertib dan tidak ada perusakan."

Puluhan anggota KOKAM Kandangan terlihat berjaga di beberapa titik strategis di sekitar perimeter SD Muhammadiyah Tahfidz Temanggung. Mereka berkoordinasi dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah setempat untuk memantau perkembangan situasi secara berkala. Kehadiran mereka merupakan wujud nyata dari fungsi KOKAM sebagai garda terdepan dalam menjaga dan mengamankan seluruh aset serta kegiatan dakwah Muhammadiyah.

Temanggung – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Temanggung telah sukses menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) dan Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) pada hari ini, Sabtu, 30 Agustus 2025. Acara yang bertempat di SMP Muhammadiyah 5 Kandangan ini berjalan lancar berkat kolaborasi solid antara panitia daerah dan panitia lokal.

Kesuksesan acara ini tidak lepas dari kerja keras panitia lokal yang terdiri dari segenap pengurus Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kandangan, Ketua Bidang Pendidikan, para Ketua Bidang lainnya, serta anggota Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Kandangan. Mereka bahu-membahu bersama panitia inti dari Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Temanggung untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan baik dan khidmat.


Mewakili panitia lokal, salah satu pengurus menyampaikan rasa syukurnya. "Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diamanahkan oleh PDM dan PDPM Temanggung kepada kami untuk menjadi tuan rumah di SMP Muhammadiyah 5 Kandangan ini. Ini adalah sebuah kehormatan, dan semoga kerjasama yang baik ini dapat terus berlanjut di kegiatan-kegiatan mendatang," ujarnya.

Rangkaian acara Rakerpim dimulai sejak pagi pukul 08.00 WIB, diisi dengan berbagai sesi rapat untuk membahas dan memantapkan program kerja organisasi. Kegiatan berlangsung hingga sore hari dan ditutup secara resmi pada pukul 16.00 WIB dengan sesi penguatan keorganisasian yang inspiratif oleh Ustadz Makmun Pitoyo, M.Pd., yang memberikan bekal semangat baru bagi para pimpinan Muhammadiyah se-Kabupaten Temanggung.



KANDANGAN, TEMANGGUNG – Suasana semangat dan kebersamaan terasa kental di SMP Muhammadiyah 5 Kandangan pada hari ini, Jumat (29/8/2025). Segenap jajaran Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kandangan, beserta Ketua Bidang Pendidikan, Ketua Bidang Sosial, Ketua Bidang dan Anggota Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM), bahu-membahu mempersiapkan lokasi untuk Rapat Pimpinan (Rapim) dan Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Temanggung.


Kegiatan persiapan ini dilakukan oleh panitia lokal yang berkolaborasi secara sinergis dengan panitia inti dari Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Temanggung. Mereka bekerja sama untuk memastikan seluruh fasilitas dan kebutuhan acara dapat terakomodasi dengan baik.

Berdasarkan pantauan di lokasi, para panitia terlihat sibuk menata ruang utama, memasang spanduk dan latar belakang panggung, serta mempersiapkan segala perlengkapan teknis yang akan digunakan untuk acara puncak besok.




"Hari ini kami, selaku tuan rumah, bersama-sama dengan teman-teman dari PDPM Temanggung fokus pada finalisasi persiapan tempat. Mulai dari tata letak, kebersihan, hingga perlengkapan teknis, semua kami pastikan siap 100%," ujar salah seorang pengurus PCPM Kandangan di sela-sela kesibukannya.

Semangat gotong royong ini menunjukkan komitmen kuat dari angkatan muda Muhammadiyah Kandangan untuk menyukseskan salah satu agenda penting PDM Temanggung.

Acara Rapim dan Rakerpim PDM Temanggung sendiri akan diselenggarakan pada hari Sabtu, 30 Agustus 2025, di lokasi yang sama. Agenda ini diharapkan menjadi momentum strategis bagi para pimpinan Muhammadiyah di tingkat daerah untuk merumuskan dan menyolidkan program kerja demi kemajuan persyarikatan dan umat di Kabupaten Temanggung.

Temanggung, 17 Agustus 2025 – Di tengah khidmatnya Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-Alun Kabupaten Temanggung, partisipasi Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) dari Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kandangan menunjukkan semangat nasionalisme dan sinergi dengan pemerintah daerah. Sebanyak enam personel KOKAM PCPM Kandangan hadir dalam barisan upacara, memenuhi undangan resmi dari Panitia HUT RI ke-80 Kabupaten Temanggung.


Kehadiran unit KOKAM Kandangan ini merupakan wujud nyata dari partisipasi aktif organisasi masyarakat dalam menyemarakkan hari besar nasional. Dengan seragam loreng kebanggaannya, keenam personel mengikuti seluruh rangkaian upacara dengan disiplin dan penuh penghayatan, sejajar dengan peserta upacara lainnya yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar, dan berbagai elemen masyarakat.

Komandan KOKAM PCPM Kandangan, yang diwakili oleh salah seorang perwakilan di lokasi, menyatakan bahwa keikutsertaan pihaknya adalah respons atas undangan dari Pemerintah Kabupaten Temanggung sekaligus sebagai panggilan jiwa untuk menunjukkan kecintaan pada tanah air.

"Kami menerima undangan dari panitia HUT RI Kabupaten Temanggung dan dengan bangga kami menugaskan enam personel untuk hadir. Ini adalah wujud komitmen kami sebagai bagian dari pemuda Muhammadiyah untuk selalu siap sedia dalam setiap kegiatan yang bersifat kebangsaan dan kemasyarakatan," ujarnya.


Partisipasi KOKAM dalam upacara kenegaraan seperti ini bukanlah hal baru. Sebagai bagian dari organisasi kepemudaan, KOKAM secara rutin terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, dan bela negara di berbagai tingkatan. Kehadiran mereka di Alun-Alun Temanggung pada hari yang bersejarah ini tidak hanya menambah semarak perayaan, tetapi juga mengirimkan pesan tentang pentingnya peran serta seluruh komponen bangsa dalam mengisi kemerdekaan.

Pemerintah Kabupaten Temanggung melalui panitia peringatan HUT RI ke-80 memang telah mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk turut serta dan memeriahkan hari kemerdekaan. Upacara di Alun-Alun yang berlangsung lancar dan meriah ini menjadi puncak dari rangkaian kegiatan peringatan yang telah diselenggarakan di seluruh wilayah Kabupaten Temanggung.

Dengan turut andilnya KOKAM Kandangan dalam upacara ini, diharapkan dapat semakin mempererat tali silaturahmi antara organisasi masyarakat dengan pemerintah daerah serta menginspirasi para pemuda lainnya untuk terus aktif berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.

KANDANGAN – Pelaksanaan acara Jalan Sehat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80 di Lapangan Perguruan Muhammadiyah Malebo berlangsung meriah, aman, dan tertib pada Sabtu, 16 Agustus 2025. Kesuksesan acara yang diikuti oleh ratusan warga ini tidak lepas dari peran sigap Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kandangan yang bertugas sebagai tim pengamanan.


Sejak pagi hari sebelum acara dimulai pukul 08.00 WIB, puluhan personel KOKAM Kandangan telah bersiaga di titik-titik strategis. Mereka terlihat mengatur alur kedatangan peserta, membantu penataan parkir, hingga mengamankan rute jalan sehat yang akan dilalui oleh masyarakat.

Komandan KOKAM Kandangan menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan panitia penyelenggara untuk memetakan potensi kerawanan dan memastikan setiap aspek keamanan terjamin.

"Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara berjalan lancar sesuai rencana. Ini adalah buah kerja sama yang solid antara kami, panitia, dan tentunya partisipasi aktif dari masyarakat yang juga tertib," ujarnya di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan, "Tugas kami adalah memastikan semua peserta, mulai dari anak-anak hingga lansia, dapat mengikuti kegiatan ini dengan rasa aman dan nyaman. Terutama di area panggung utama saat pengundian doorprize, di mana konsentrasi massa cukup tinggi."

Kehadiran KOKAM dengan seragam khasnya memberikan rasa tenang bagi para peserta yang antusias mengikuti acara hingga selesai. Selain mengawal jalannya acara, anggota KOKAM juga proaktif membantu peserta yang membutuhkan informasi dan menjaga ketertiban di sekitar area stand jualan yang tersedia untuk umum.

Dengan berakhirnya acara Jalan Sehat ini, KOKAM Kandangan sekali lagi membuktikan dedikasi dan profesionalismenya dalam pengabdian kepada masyarakat, serta komitmennya dalam menyukseskan setiap kegiatan persyarikatan Muhammadiyah dan acara publik lainnya.

SLEMAN, YOGYAKARTA – Sejumlah anggota Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) dari Pimpinan Cabang (PC) Pemuda Muhammadiyah Kandangan turut ambil bagian dalam Apel Akbar KOKAM Nasional yang berlangsung meriah di Stadion Tridadi, Sleman, Yogyakarta, pada Ahad (20/7/2025).





Kehadiran kontingen dari Kandangan ini merupakan bagian dari ribuan anggota KOKAM dari seluruh penjuru Indonesia yang berkumpul untuk menunjukkan kesolidan dan menyerap arahan langsung dari Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ayahanda Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si.

Apel akbar yang mengusung tema "Satya Haprabu, Untuk Indonesia Maju" ini menjadi ajang konsolidasi akbar bagi Angkatan Muda Muhammadiyah. Dalam amanatnya yang penuh semangat, Prof. Haedar Nashir menyampaikan pesan-pesan penting yang menjadi pegangan bagi seluruh kader.

Beliau menekankan bahwa landasan utama dari setiap gerakan Muhammadiyah, termasuk KOKAM, adalah nilai-nilai luhur Islam. "Seluruh gerakan Muhammadiyah, termasuk KOKAM, harus berlandaskan nilai-nilai Islam. Prinsip ini menjadi fondasi utama dalam seluruh langkah dan perjuangan," tegas Haedar Nashir di hadapan puluhan ribuan peserta apel.

Lebih lanjut, di tengah tantangan zaman yang dinamis, Haedar Nashir mendorong agar KOKAM terus memupuk semangat kolaborasi. Sinergi dan kerja sama menjadi kunci untuk menghadapi berbagai persoalan dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.

Terakhir, Ketua Umum PP Muhammadiyah tersebut menyerukan agar KOKAM senantiasa berada di barisan terdepan untuk mendukung, menjaga, dan memperjuangkan kepentingan bangsa Indonesia.

"KOKAM harus berada di garda depan dalam merawat keutuhan bangsa dan memperjuangkan cita-cita Indonesia Maju," pesannya.

Bagi rombongan KOKAM PC Pemuda Muhammadiyah Kandangan, partisipasi dalam acara nasional ini menjadi momentum penting untuk mengisi kembali energi perjuangan dan memperteguh komitmen. Amanat yang disampaikan oleh Ayahanda Haedar Nashir menjadi bekal berharga untuk dibawa kembali dan diimplementasikan dalam gerakan dakwah di tingkat lokal, demi kemajuan umat dan bangsa.

 Kandangan, Temanggung – Di tengah semaraknya kegiatan dakwah di Kecamatan Kandangan, terdapat pemandangan yang menjadi bagian tak terpisahkan dari setiap gelaran Kajian Ahad Pagi Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kandangan. Para anggota Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kandangan dengan seragam kebesarannya, sigap dan setia menjalankan tugas pengamanan rutin. Kehadiran mereka memastikan kelancaran dan kenyamanan para jamaah yang antusias mengikuti kajian subuh tersebut, sebuah dedikasi yang terus terlaksana hingga saat ini.


Setiap Ahad pagi, sebelum fajar sepenuhnya menyingsing, para anggota KOKAM PCPCM Kandangan sudah berada di lokasi kajian. Mereka tidak hanya berjaga di pintu masuk, tetapi juga aktif mengatur arus lalu lintas kendaraan para jamaah, membantu menyeberangkan jalan, hingga memastikan area parkir tertata rapi. Pengabdian senyap ini menjadi pilar penting dalam kesuksesan syiar dakwah yang telah menjadi agenda rutin bagi warga Muhammadiyah dan masyarakat umum di Kandangan dan sekitarnya.

Komandan KOKAM PCPCM Kandangan menyatakan bahwa kegiatan pengamanan ini merupakan salah satu bentuk khidmat mereka kepada persyarikatan. "Bagi kami, ini adalah wujud nyata dari semangat kami untuk berfastabiqul khairat. Menjaga keamanan dan kelancaran acara sebesar Kajian Ahad Pagi PCM Kandangan adalah sebuah kehormatan dan bagian dari dakwah kami di lapangan," ujarnya.

Ia menambahkan, tugas ini dilaksanakan secara sukarela oleh para anggota sebagai wujud komitmen dan militansi kader. Keikhlasan menjadi landasan utama, memastikan setiap jamaah dapat menyerap ilmu dari para ustadz dan penceramah dengan tenang dan khusyuk.

Ketua PCM Kandangan mengapresiasi tinggi konsistensi dan dedikasi yang ditunjukkan oleh KOKAM PCPCM Kandangan. "Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada saudara-saudara kami di KOKAM. Tanpa lelah mereka mengawal dan mengamankan salah satu program unggulan kami ini. Kehadiran mereka memberikan rasa aman dan nyaman bagi ribuan jamaah yang hadir setiap pekannya," tuturnya.

Kegiatan pengamanan rutin oleh KOKAM ini menunjukkan sinergi yang kuat antara organisasi otonom dengan pimpinan Muhammadiyah di tingkat cabang. Lebih dari sekadar menjaga keamanan fisik, kehadiran KOKAM juga menjadi simbol kesiapsiagaan dan pelayanan kader muda Muhammadiyah dalam mendukung setiap gerak langkah dakwah persyarikatan. Hingga Juli 2025 ini, komitmen tersebut tak pernah surut, membuktikan bahwa semangat pengabdian terus menyala di sanubari setiap anggota KOKAM PCPCM Kandangan.

 TEMANGGUNG - Musyawarah Wilayah (Musywil) Tarjih III Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah yang berlangsung khidmat di Temanggung pada tanggal 12-13 Juli 2025 M / 17-18 Muharram 1447 H telah sukses terselenggara. Acara bertema "Meneguhkan Islam Berkemajuan dalam Membangun Peradaban Semesta" ini dihadiri oleh berbagai elemen Muhammadiyah se-Jawa Tengah.

Kehadiran dan partisipasi aktif dari berbagai organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah turut mewarnai jalannya musyawarah penting ini. Salah satunya adalah Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kandangan yang turut ambil bagian dalam menyukseskan acara.

Secara khusus, tiga anggota terbaik Kokam PCPM Kandangan, yakni Rif'at, Iqbal, dan Umar, mendapatkan mandat untuk melaksanakan tugas pengamanan dan ketertiban selama berlangsungnya Musywil Tarjih III. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya sinergis antara Kokam dengan panitia penyelenggara dalam menciptakan suasana kondusif dan lancar bagi seluruh peserta.

"Kami merasa bangga dapat mengemban amanah untuk turut serta mengawal kelancaran Musywil Tarjih III PWM Jawa Tengah ini," ujar Rif'at, salah satu anggota Kokam PCPM Kandangan yang bertugas. "Ini adalah wujud komitmen kami sebagai garda terdepan Pemuda Muhammadiyah dalam mendukung setiap agenda Persyarikatan."

Senada dengan Rif'at, Iqbal dan Umar juga menyampaikan antusiasme mereka dalam berpartisipasi. Mereka memastikan bahwa seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan aman, berkoordinasi dengan pihak keamanan lainnya demi kenyamanan para peserta musyawarah.

Partisipasi Kokam PCPM Kandangan ini menunjukkan soliditas dan sinergi yang kuat antar tingkatan organisasi Muhammadiyah. Semangat gotong royong dan tanggung jawab yang ditunjukkan oleh Rif'at, Iqbal, dan Umar menjadi cerminan dedikasi kader muda Muhammadiyah dalam mendukung visi dan misi Persyarikatan. Keberadaan mereka memberikan kontribusi nyata bagi kesuksesan Musywil Tarjih III PWM Jawa Tengah.

Dengan suksesnya penyelenggaraan Musywil Tarjih III ini, diharapkan hasil-hasil musyawarah dapat semakin memperkuat landasan teologis dan metodologis gerakan Muhammadiyah dalam mewujudkan Islam berkemajuan dan membangun peradaban semesta. Kehadiran dan peran aktif Kokam, termasuk kontribusi dari PCPM Kandangan, menjadi bagian tak terpisahkan dari keberhasilan acara tersebut.

 SECANG, KABUPATEN MAGELANG – Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) dari Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kandangan menunjukkan dedikasi dan profesionalismenya dalam mengamankan jalannya acara Silaturahmi Keluarga Besar Muhammadiyah (SKBM) Kabupaten Magelang. Acara akbar yang dihelat di Lapangan Balai Desa Krincing, Kecamatan Secang, pada Ahad, 29 Juni 2025, berjalan dengan lancar, aman, dan tertib berkat kesigapan tim KOKAM Kandangan atas undangan dari KOKAM Magelang dan bergabung dengan cabang lain se-Temanggung di lapangan.

Acara yang mengusung tema “Menghadirkan Kemakmuran Untuk Semua” ini dihadiri oleh ribuan warga Muhammadiyah dari seluruh penjuru Kabupaten Magelang. Turut hadir pula tokoh-tokoh penting, di antaranya Bupati Magelang Grengseng Pamuji, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Magelang H. Muhammad Nasirudin, M.A., serta Wakil Ketua LPPM Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ust. Dr. KH. Khoiruddin Bashori, M.Si. sebagai penceramah utama.

Di tengah antusiasme ribuan peserta yang memadati lokasi, personel KOKAM Kandangan dengan sigap mengambil peran strategis. Sejak pagi hari sebelum acara dimulai, mereka telah bersiaga mengatur alur kedatangan peserta, menata area parkir, serta mengamankan titik-titik vital seperti panggung utama dan area tamu undangan.

Komandan KOKAM Kandangan menyatakan bahwa penugasan ini merupakan sebuah kehormatan dan wujud khidmat kepada Persyarikatan Muhammadiyah.

"Ini adalah bagian dari panggilan tugas dan khidmat kami kepada Persyarikatan. Tugas kami adalah memastikan seluruh rangkaian acara, mulai dari Tabliq Akbar, Stand Bazar UMKM, hingga penyerahan hibah tanah, dapat berjalan dengan aman dan nyaman bagi semua yang hadir," ujarnya di sela-sela kegiatan.

Dengan seragam loreng kebanggaannya, anggota KOKAM Kandangan tersebar di berbagai sudut lokasi, berkoordinasi dengan panitia penyelenggara untuk memastikan tidak ada kendala keamanan yang berarti. Sikap yang humanis namun tetap tegas dalam menjalankan tugas membuat suasana acara tetap kondusif dari awal hingga akhir pada pukul 11.30 WIB.

Keberhasilan penyelenggaraan Silaturahmi Keluarga Besar Muhammadiyah Kabupaten Magelang ini tidak lepas dari kerja keras berbagai pihak. Namun, peran KOKAM Pemuda Muhammadiyah Kandangan sebagai garda terdepan dalam menjaga ketertiban dan keamanan patut diapresiasi. Dedikasi mereka sekali lagi membuktikan bahwa KOKAM adalah pilar penting yang selalu siap sedia menyukseskan setiap agenda besar Persyarikatan.

Temanggung, 11/5/2025 – KOKAM (Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah) Kedu dan Kandangan menyelenggarakan Pengajian Akbar dalam rangka mempererat silaturahmi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah antarkader pemuda Muhammadiyah. Acara yang dihadiri sekitar 300 undangan ini berlangsung lancar pada Ahad, 11 Mei 2025, pukul 09.00–12.00 WIB di Gedung Paud Surya Cendekia Malebo, Kandangan.


Hadiri Pimpinan Muhammadiyah Se-Kedu dan Kandangan

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Muhammadiyah, termasuk perwakilan dari Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Temanggung, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA), Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) se-wilayah Kedu dan Kandangan. Turut hadir perwakilan 10 anggota KOKAM dari tiap cabang Pemuda Muhammadiyah se-Temanggung.

Penguatan Peran Pemuda dalam Dakwah dan Sosial

Acara dibuka dengan sambutan Ketua Panitia yang menyampaikan tujuan kegiatan sebagai sarana menjalin kebersamaan serta meningkatkan sinergi antaranggota KOKAM. Selanjutnya, Sekretaris PDPM Kabupaten Temanggung, Oman Faiyun, dalam pidatonya menekankan pentingnya peran pemuda Muhammadiyah dalam membangun semangat dakwah dan pengabdian masyarakat.

Pengajian akbar dipimpin oleh Ustadz Mukharom, S.Ag. yang menyampaikan tausiyah bertema “Memperkuat Ukhuwah Islamiyah di Tengah Masyarakat”. Materi yang disampaikan menyoroti pentingnya menjaga persatuan, meningkatkan ketakwaan, serta memanfaatkan teknologi untuk kebaikan umat.

Lancar Hingga Penutup

Seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan hikmat. Peserta antusias mengikuti kegiatan hingga sesi penutupan yang diisi dengan doa bersama dan ramah tamah. “Alhamdulillah, acara ini membuktikan komitmen KOKAM sebagai garda terdepan pemuda Muhammadiyah dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebersamaan,” ujar Oman Faiyun dalam keterangannya.

Sebagai penutup, panitia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya acara, termasuk donatur dan relawan. Kegiatan ditutup dengan pembagian santunan simbolis kepada anak yatim dan makan siang bersama.


Kandangan, 1 Mei 2025 – Keluarga besar Ir. H. Bambang Dewantoro berduka atas meninggalnya sang ibunda tercinta, Ibu Hj Suparti Rahmad Imampuro, pada pukul 05.15 WIB di Rumah Sakit Akademik (RSA) Yogyakarta. Almarhumah yang menghembuskan napas terakhir di usia 92 tahun ini telah dimakamkan secara khidmat di Dusun Diwak, Desa Baledu, Kecamatan Kandangan, pada Kamis (1/5/2025). Prosesi pemakaman dihadiri oleh sejumlah perwakilan organisasi masyarakat serta kerabat dekat.

Ibu Hj Suparti Rahmad Imampuro meninggalkan warisan keteladanan sebagai seorang ibu, pendidik, dan bagian penting dari masyarakat Kandangan. Kepergiannya turut menyedihkan warga sekitar, terlihat dari antusiasme masyarakat yang hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.

Dihadiri Perwakilan Organisasi dan Tokoh Masyarakat

Pemakaman almarhumah dihadiri oleh pengurus Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kandangan serta Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Kandangan dan Kedu. Turut hadir sejumlah Pimpinan di antaranya Wahyu, Azka, Amri, Purwoko, Zubaedi, Didik, Sandi, Mahdi, Adit, dan Udin. Kehadiran mereka menjadi bentuk penghormatan atas jasa-jasa almarhumah selama aktif membina hubungan sosial dan keagamaan di wilayah tersebut.

Prosesi pemakaman berlangsung tertib dan penuh khidmat, diawali dengan salat jenazah di Masjid setempat sebelum dimakamkan di pemakaman keluarga Dusun Diwak. Keluarga besar Ir. H. Bambang Dewantoro menyampaikan terima kasih atas dukungan dan doa dari seluruh pihak yang turut berduka.

“Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan simpati yang diberikan. Semoga ibu kami diterima di sisi-Nya dan amal ibadahnya menjadi penerang kubur,” ucap perwakilan keluarga melalui pesan singkat.

Ibu Hj Suparti Rahmad Imampuro akan dikenang sebagai sosok yang rendah hati, gigih, dan selalu membawa kehangatan bagi lingkungan sekitar. Selamat jalan, Ibu. Al-Fatihah.


Kontributor: Tim Media PCPM Kandangan

Editor: Humas KOKAM Kandangan

Tembarak, Temanggung, 20 April 2025 – Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPCM) Kandangan melalui satuan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Kandangan berpartisipasi dalam Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) KOKAM yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Temanggung. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 18 hingga 20 April 2025, di Kecamatan Tembarak, Temanggung, Jawa Tengah.

Diklat KOKAM ini diadakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas anggota KOKAM dalam bidang keamanan lingkungan, penanggulangan bencana, dan penguatan koordinasi antar-satuan masyarakat. Pelatihan diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai daerah, termasuk perwakilan KOKAM Kandangan yang turut berkontribusi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan.



Materi Pelatihan dan Tujuan

Selama tiga hari, peserta diklat mendapatkan pembekalan materi teoritis dan praktik, meliputi
  1. Teknik pengamanan lingkungan berbasis komunitas.
  2. Penanganan darurat bencana alam dan mitigasi risiko.
  3. Pelatihan fisik dan taktik dasar pengamanan.
  4. Koordinasi dengan instansi terkait seperti TNI, Polri, dan BPBD.
  5. Peningkatan kemampuan komunikasi dan kepemimpinan dalam situasi krisis.
Kegiatan ini juga menjadi sarana sinergi antar-KOKAM se-Jawa Tengah untuk memperkuat jaringan kolaborasi dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.

Sambutan dari Perwakilan PCPCM Kandangan

Koordinator KOKAM Kandangan, Bapak Didik, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya diklat ini. “Pelatihan ini sangat strategis untuk meningkatkan kompetensi anggota KOKAM dalam menghadapi tantangan keamanan dan kebencanaan. Kami berkomitmen mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk mendukung program ketahanan masyarakat di Kandangan,” ujarnya.

Dukungan dari PDPM Temanggung

Ketua PDPM Temanggung, Bapak Sugiyono, menegaskan bahwa diklat ini merupakan langkah nyata dalam membentuk satuan KOKAM yang profesional dan responsif. “Kami berharap pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan tanggung jawab sosial para anggota,” tuturnya.

Penutupan dan Sertifikasi

Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta sebagai bukti keikutsertaan. PDPM Temanggung juga menyampaikan rencana berkelanjutan untuk mengadakan pelatihan serupa di masa depan guna memperluas cakupan pembinaan.


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.