Semangat “Dakwah Bil Hal”: PCPM Kandangan Kembali Gelar Aksi Bersih Masjid Nurul Iman Usai Kajian Ahad Pagi

KANDANGAN – Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kandangan kembali menunjukkan eksistensinya bukan sekadar sebagai organisasi kepemudaan yang piawai dalam wacana, melainkan juga nyata dalam aksi sosial. Pada Ahad pagi yang cerah ini, puluhan kader muda Muhammadiyah melaksanakan aksi “Bersih Masjid” di Masjid Nurul Iman, Punduhan, Kandangan.

Kegiatan ini dilaksanakan tepat setelah berakhirnya rutinitas Kajian Ahad Pagi yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kandangan. Langkah ini diambil sebagai bentuk konkret dari filosofi Dakwah Bil Hal, yakni berdakwah melalui perbuatan nyata yang menyentuh langsung kepentingan umat.

Sinergi Spiritual dan Sosial

Suasana di Masjid Nurul Iman Punduhan sejak pukul 08.00 WIB sudah tampak ramai. Ratusan jemaah dari berbagai penjuru Kandangan memadati ruang utama masjid untuk menyimak siraman rohani dalam Kajian Ahad Pagi. Namun, pemandangan berbeda terlihat sesaat setelah ustaz menutup ceramah dengan doa. Di saat sebagian besar jemaah mulai meninggalkan area masjid, sekelompok pemuda berseragam khas dan kaos olahraga tampak bersiap dengan peralatan kebersihan di tangan.

Mereka adalah para personel PCPM Kandangan. Tanpa komando yang berlebihan, mereka langsung membagi tugas. Ada yang bergerak menuju area tempat wudu, ada yang naik ke lantai atas untuk membersihkan kaca, hingga mereka yang menyisir halaman masjid dari sampah plastik maupun dedaunan kering.

“Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang kami upayakan untuk terus istikamah. Kami ingin menunjukkan bahwa Pemuda Muhammadiyah hadir untuk menjaga kenyamanan rumah ibadah,” ujar Ketua PCPM Kandangan di sela-sela kegiatannya.

Detail Aksi Kebersihan

Aksi bersih-bersih kali ini dilakukan secara menyeluruh. Fokus utama para pemuda adalah area-area yang sering luput dari pembersihan harian. Di area tempat wudu dan kamar mandi, para kader menggosok lantai dan dinding yang mulai berlumut guna memastikan jemaah dapat bersuci dengan nyaman dan aman tanpa takut tergelincir.

Di dalam ruang utama masjid, vakum pembersih debu dijalankan di atas karpet-karpet sajadah. Bagian mimbar dan lemari kitab pun tidak luput dari perhatian; debu-debu dibersihkan, dan mukena serta sarung yang tersedia ditata kembali dengan rapi.

Menurut koordinator lapangan aksi ini, Masjid Nurul Iman Punduhan dipilih karena merupakan salah satu pusat kegiatan dakwah Muhammadiyah yang sangat aktif di Kandangan. “Intensitas penggunaan masjid ini sangat tinggi, terutama saat Kajian Ahad Pagi. Maka, sudah menjadi kewajiban kami selaku angkatan muda untuk memastikan masjid kembali dalam keadaan bersih dan harum setelah digunakan oleh banyak jemaah,” ungkapnya.

Mendapat Apresiasi dari Sesepuh Muhammadiyah

Aksi sigap para pemuda ini tidak luput dari perhatian jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kandangan. Salah satu tokoh Muhammadiyah setempat menyampaikan rasa bangganya melihat geliat semangat para pemuda.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif PCPM. Kajian adalah nutrisi untuk hati, sedangkan aksi bersih masjid ini adalah buah dari iman tersebut. Membersihkan masjid adalah amal yang sangat mulia di sisi Allah. Ini menunjukkan bahwa kaderisasi di Kandangan berjalan dengan baik, di mana pemudanya memiliki rasa memiliki yang tinggi terhadap fasilitas dakwah,” tuturnya dengan nada haru.

Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini membantu meringankan tugas marbot masjid dan memberikan teladan bagi masyarakat sekitar tentang pentingnya gotong royong dalam menjaga kebersihan fasilitas umum.

Memupuk Kebersamaan Kader

Selain dimensi ibadah dan sosial, kegiatan Bersih Masjid ini juga menjadi sarana konsolidasi internal bagi PCPM Kandangan. Di tengah kesibukan masing-masing anggota yang terdiri dari berbagai profesi, momen ini menjadi ajang silaturahmi yang santai namun produktif.

Canda tawa mewarnai proses pembersihan, namun tidak mengurangi keseriusan kerja. Kerja sama tim terlihat saat mereka bahu-membahu menggeser lemari atau membersihkan langit-langit masjid yang tinggi. Semangat fastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan) terpancar jelas dari peluh yang menetes di wajah para kader muda ini.

Harapan ke Depan

Kegiatan yang berakhir menjelang waktu salat Zuhur ini ditutup dengan sesi makan siang bersama yang sederhana namun penuh keakraban. PCPM Kandangan berharap kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi organisasi kepemudaan lainnya di wilayah Hulu Sungai Selatan.

“Target kami ke depan adalah menjangkau lebih banyak masjid dan musala, tidak hanya yang berada di bawah naungan Muhammadiyah, tetapi juga masjid-masjid umum yang membutuhkan bantuan tenaga untuk pembersihan skala besar,” tutup perwakilan PCPM.

Dengan berakhirnya aksi di Masjid Nurul Iman Punduhan ini, PCPM Kandangan kembali membuktikan bahwa pemuda adalah mesin penggerak perubahan. Kehadiran mereka bukan hanya tentang mengisi saf terdepan dalam salat, tetapi juga tentang menjadi orang pertama yang memegang sapu demi kenyamanan ibadah orang banyak.

Tags

Posting Komentar

[blogger]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.