Wujudkan Kemandirian Organisasi, PCPM dan KOKAM Kandangan Adakan Persiapan Lahan Program Pertanian Produktif

KANDANGAN – Semangat kemandirian ekonomi bukan hanya sekadar wacana di meja rapat bagi Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kandangan. Hal ini dibuktikan secara nyata melalui aksi turun ke ladang yang dilakukan secara kolaboratif bersama Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Kandangan. Pada akhir pekan ini, puluhan personel bersinergi melaksanakan tahap awal program Bidang Ekonomi, yakni persiapan lahan untuk usaha produktif pertanian sayuran.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini difokuskan pada pembersihan lahan (land clearing) dan penyemprotan gulma atau rumput liar. Langkah ini menjadi fondasi krusial sebelum lahan tersebut ditanami berbagai komoditas sayuran yang direncanakan akan menjadi salah satu pilar pendapatan organisasi.

Transformasi Semangat Jihad Ekonomi

Langkah PCPM Kandangan ini merupakan manifestasi dari gerakan “Jihad Ekonomi” yang selama ini digelorakan oleh Persyarikatan Muhammadiyah. Jika biasanya pemuda identik dengan kegiatan seremonial atau pengajian rutin, PCPM Kandangan mencoba mendobrak paradigma tersebut dengan terjun langsung ke sektor riil.

Ketua PCPM Kandangan menegaskan bahwa program pertanian ini bukan sekadar aktivitas mengisi waktu luang, melainkan sebuah strategi jangka panjang. “Kita ingin PCPM Kandangan memiliki nafas yang panjang dalam berorganisasi. Salah satu syaratnya adalah kemandirian finansial. Dengan mengelola lahan tidur menjadi lahan produktif, kita berikhtiar agar roda organisasi bisa bergerak tanpa harus selalu bergantung pada proposal atau donasi eksternal,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Sinergi antara struktural PCPM dan anggota KOKAM terlihat sangat padu di lapangan. Atribut baret merah yang biasanya lekat dengan pengamanan pengajian atau kegiatan kebencanaan, kali ini berganti dengan topi caping, tangki penyemprot (sprayer), dan peralatan pertanian lainnya. Namun, semangat korsa dan disiplin tetap terlihat jelas dalam pembagian tugas kerja.

Tahapan Krusial: Pembersihan dan Penyemprotan

Fokus kegiatan kali ini adalah pembersihan lahan dari semak belukar dan penyemprotan herbisida untuk mematikan rumput liar yang berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman utama nantinya. Lahan yang digarap memiliki potensi yang cukup besar jika dikelola dengan manajemen pertanian yang tepat.

Koordinator Bidang Ekonomi PCPM Kandangan menjelaskan teknis kegiatan hari ini. “Hari ini adalah tahap nol. Sebelum kita bicara bibit dan panen, lahannya harus siap dulu. Kita melakukan penyemprotan massal untuk membasmi gulma. Ini penting agar nutrisi tanah nantinya bisa terserap maksimal oleh sayuran yang akan kita tanam, tidak berebut dengan rumput liar,” jelasnya.

Proses penyemprotan dilakukan dengan hati-hati dan sistematis. Anggota KOKAM berbaris rapi menyusuri bedengan lahan, memastikan setiap jengkal tanah mendapatkan perlakuan yang sama. Semangat gotong royong sangat terasa, diselingi canda tawa khas pemuda yang membuat pekerjaan fisik yang berat terasa lebih ringan.

Membangun Mentalitas Wirausaha Pemuda

Lebih dari sekadar mengejar keuntungan materi, program ini juga didesain sebagai laboratorium kewirausahaan bagi para kader. PCPM Kandangan menyadari bahwa sektor pertanian, khususnya hortikultura sayuran, memiliki perputaran ekonomi yang cepat dan permintaan pasar yang tak pernah surut.

Dengan melibatkan kader secara langsung—mulai dari persiapan lahan, penanaman, perawatan, hingga nanti pasca-panen dan pemasaran—PCPM Kandangan sedang menanamkan mentalitas produktif. Para pemuda diajarkan untuk melihat peluang, bekerja keras, dan menghargai proses. Harapannya, ilmu yang didapat dari ladang organisasi ini bisa diadopsi oleh para kader untuk diterapkan dalam kehidupan pribadi mereka, sehingga mampu mengangkat taraf ekonomi anggota.

Menyongsong Panen dan Harapan Baru

Setelah proses penyemprotan dan pembersihan ini selesai, lahan akan diistirahatkan sejenak (inkubasi) agar gulma mati sempurna dan tanah siap diolah lebih lanjut. Tahap berikutnya adalah penggemburan tanah, pembuatan bedengan, dan pemberian pupuk dasar sebelum akhirnya bibit sayuran ditanam.

Rencana komoditas sayuran yang dipilih pun telah melalui riset pasar sederhana, mempertimbangkan jenis tanaman yang cocok dengan agroklimat Kandangan dan memiliki nilai jual yang stabil.

Kegiatan hari ini ditutup dengan makan bersama di pinggir sawah, sebuah tradisi sederhana yang kian mempererat ukhuwah antar anggota. Wajah-wajah lelah namun puas terpancar dari para kader PCPM dan KOKAM. Mereka sadar, keringat yang menetes hari ini adalah investasi untuk masa depan organisasi yang lebih bermartabat.

Melalui program pertanian produktif ini, PCPM Kandangan mengirimkan pesan kuat kepada masyarakat luas: Pemuda Muhammadiyah tidak hanya lantang dalam berdakwah lisan, tetapi juga tangguh dalam berdakwah bil-hal (dengan perbuatan nyata) melalui pemberdayaan ekonomi. Semoga ikhtiar ini membuahkan hasil yang berkah, menjadikan lahan yang subur sebagai saksi kemandirian pemuda Kandangan.

Tags

Posting Komentar

[blogger]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.