AMM dan PCM Kandangan Himpun Rp 26,7 Juta untuk Kemanusiaan, Disalurkan Melalui Lazismu Temanggung

KANDANGAN, Temanggung – Semangat kepedulian sosial dan nilai-nilai Ta’awun (tolong-menolong) kembali menggema di Kecamatan Kandangan. Segenap keluarga besar Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) bersinergi dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kandangan baru saja menuntaskan periode penggalangan dana kemanusiaan yang berlangsung selama sepuluh hari, terhitung sejak tanggal 8 hingga 17 Desember 2025.

Gerakan kolektif ini merupakan wujud nyata dari teologi Al-Ma’un yang senantiasa dipegang teguh oleh warga persyarikatan, di mana kepedulian terhadap sesama bukan hanya sekadar wacana, melainkan aksi nyata di lapangan.

Sinergi Lintas Ortom dan Amal Usaha

Ketua Panitia Penggalangan Dana menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas keberhasilan kegiatan ini. Dalam keterangannya, keberhasilan penghimpunan dana ini tidak lepas dari soliditas struktur organisasi Muhammadiyah di tingkat cabang hingga ranting.

“Kami, segenap keluarga besar Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kandangan, mengucapkan terima kasih yang tulus kepada seluruh elemen yang terlibat. Ucapan terima kasih khusus kami sampaikan kepada seluruh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA), serta seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) se-Cabang Kandangan,” ujarnya.

Partisipasi aktif dari PRM dan PRA menjadi tulang punggung dalam gerakan ini. Mereka bergerak secara masif menggerakkan jamaah di tingkat akar rumput untuk menyisihkan sebagian rezekinya. Begitu pula dengan AUM, mulai dari sekolah-sekolah hingga amal usaha lainnya, yang turut serta menanamkan nilai empati kepada siswa dan karyawan untuk berkontribusi dalam aksi kemanusiaan ini. Amanah donasi yang terkumpul dari jalur struktural ini menjadi bukti bahwa mesin organisasi Muhammadiyah di Kandangan berjalan dengan sangat harmonis dan responsif terhadap isu-isu kemanusiaan.

Aksi Heroik di Tugu Kandangan

Salah satu sorotan utama dalam periode penggalangan dana ini adalah aksi turun ke jalan yang dimotori oleh kader-kader muda AMM. Selama tiga hari berturut-turut di sore hari, para pemuda yang tergabung dalam Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, dan Tapak Suci, turun ke jalan di titik strategis, yakni pertigaan Tugu Kandangan.

Di bawah terik matahari sore dan hiruk-pikuk lalu lintas, semangat para relawan muda ini tidak surut. Dengan berbekal kardus donasi dan senyum ramah, mereka menyapa para pengguna jalan, mengetuk hati masyarakat umum untuk turut berbagi.

Respons masyarakat Kecamatan Kandangan dan para pelintas jalan sungguh luar biasa. Dari aksi turun ke jalan selama tiga hari tersebut, panitia berhasil menghimpun dana tunai sebesar Rp 8.000.000,- (Delapan Juta Rupiah). Angka ini menunjukkan betapa tingginya tingkat kedermawanan masyarakat Kandangan. Uluran tangan dari para pengendara motor, pengemudi mobil, hingga pedagang di sekitar lokasi menjadi bukti bahwa rasa persaudaraan dan gotong royong masih mengakar kuat di tengah masyarakat.

Transparansi dan Penyaluran Melalui Lazismu

Sebagai bentuk akuntabilitas publik dan transparansi yang menjadi ciri khas gerakan Muhammadiyah, panitia segera melakukan rekapitulasi total setelah periode penggalangan dana ditutup pada 17 Desember 2025.

“Alhamdulillah, total donasi yang terhimpun secara keseluruhan, baik dari jalur struktural PRM/PRA/AUM maupun dari aksi jalanan, adalah sebesar Rp 26.740.500,- (Dua Puluh Enam Juta Tujuh Ratus Empat Puluh Ribu Lima Ratus Rupiah),” ungkap perwakilan PCM Kandangan.

Seluruh dana yang terkumpul tersebut tidak dikelola sendiri, melainkan langsung disalurkan sepenuhnya melalui Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Daerah Temanggung. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa bantuan tersebut dikelola secara profesional, tepat sasaran, dan sesuai dengan regulasi syariah serta hukum yang berlaku. Penyerahan dana ini menegaskan prinsip “Satu Pintu” dalam pengelolaan filantropi di Muhammadiyah, sehingga dampak kemanfaatannya bisa lebih luas dan terukur.

Lazismu Temanggung selaku lembaga penerima amanah akan mendistribusikan bantuan ini sesuai dengan pos-pos kebutuhan mendesak, baik itu untuk respon bencana, bantuan sosial, maupun program kemanusiaan lainnya yang sedang menjadi prioritas persyarikatan saat ini.

Harapan dan Doa

Di penghujung kegiatan, PCM dan AMM Kandangan kembali menegaskan bahwa angka rupiah yang terkumpul hanyalah simbol dari nilai yang lebih besar, yaitu persatuan dan kasih sayang. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat Ukhuwah Islamiyah di internal warga Muhammadiyah Kandangan sekaligus memperkuat hubungan baik dengan masyarakat umum.

“Semoga Allah SWT memberikan pahala terbaik atas kedermawanan Bapak/Ibu/Saudara sekalian. Kami mendoakan agar setiap Rupiah yang didonasikan dicatat sebagai amal jariyah yang pahalanya terus mengalir, serta memberikan manfaat yang luas bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Semoga harta yang tersisa diberkahi dan rezeki para donatur semakin diluaskan,” tutup pernyataan resmi panitia.

Gerakan ini menjadi penutup tahun 2025 yang manis bagi warga Kandangan, sebuah catatan sejarah kecil bahwa ketika panggilan kemanusiaan datang, warga Kandangan selalu siap hadir untuk memberi arti dan berbagi.

Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Tags

Posting Komentar

[blogger]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.